Perayaan Kemerdekaan di Tengah Pandemi

17 Agustus 1945, sang proklamator Ir. Soekarno dan para pejuang kemerdekaan lainnya memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam mencapai gerbang kemerdekaan, tidak terlepas dari jasa dan perjuangan para pahlawan yang terus berjuang mengusir para penjajah. Sehingga kita sebagai penerus bangsa perlu ikut serta merayakan kemerdekaan guna mengenang jasa para pahlawan.

Seperti kegiatan yang diadakan Sekolah Nasional Tiga Bahasa Sinar Harapan Lumajang. Meskipun di tengah pandemi covid 19, namun Sekolah Sinar Harapan tetap ikut menyemarakkan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76 ini dengan berbagai macam kegiatan.

Kegiatan dimulai dari upacara virtual, yakni para siswa dan guru diwajibkan untuk mengikuti upacara kemerdekaan yang langsung dipimpin oleh presiden Ir. Joko Widodo melalui saluran televisi di rumah masing-masing. Hal ini guna menanamkan sikap patriotisme kepada siswa, menanamkan sikap cinta tanah air serta menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab. Hal ini sejalan dengan misi yayasan, yakni terus memupuk toleransi dan pluralisme dalam kehidupan yang berBhineka Tunggal Ika.

Disamping kegiatan upacara virtual, juga ada kegiatan yang cukup manarik diikuti oleh semua komponen di sekolah, mulai dari para siswa hingga para guru, yakni lomba membuat Instagram Video Challenge. Lomba ini tidak hanya sebagai hiburan, namun juga diharapkan menjadi sarana untuk mempublikasikan serta mempromosikan nilai-nilai patriotisme, cinta tanah air serta dan makna dari kemerdekaan itu, disamping itu, juga diharapkan bisa menumbuhkan inovasi dan kreativitas anak-anak, para tenaga pendidik dan semua warga sekolah, serta bisa meningkatkan rasa kekeluargaan dan kerjasama dengan seluruh komponen sekolah.

Menurut kepala sekolah SD Sinar Harapan Tomy Julie Ikayanti, S.Pd, S.Sn. atau yang akrab dipanggil Li Xiaozhang, “Di dalam kondisi apapun, meskipun di tengah pandemi seperti sekarang ini perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia tidak boleh ditinggalkan, karena dengan perayaan kemerdekaan ini para siswa dan semua komponen di Sekolah Nasional Tiga Bahasa Sinar Harapan bisa terus mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur membela negara kesatuan ini, sehingga kita bisa menumbuhkan sikap cinta tanah air Indonesia”. “Jika engkau ingin melakukan perubahan, maka janganlah tunduk terhadap kenyataan. Asalkan engkau yakin berada di jalan yang benar, maka lanjutkanlah perjuanganmu” lanjutnya.

Apa yang disampaikan oleh Li Xiaozhang ini sejalan dengan tujuan sekolah yang akan melahirkan generasi yang kreatif inovatif, religius yang berwawasan lingkungan serta mengabdi kepada bangsa dan negara.

Harapan kita semua semoga pandemi covid 19 bisa segera berakhir dan Indonesia segera pulih, sehingga tahun depan bisa merayakaan hari kemerdekaan denga lebih meriah lagi dan pengajaran di sekolah bisa dilakukan secara tatap muka.

(Li Kong Jian Laoshi)